Kata Kerja Operasional

Oleh: Rudy Kustijono
Satu tahapan penting dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah kemampuan merumuskan indikator. Banyak diantara para mahasiswa dan bahkan sebagian teman-teman guru merasa kesulitan dalam menuliskan kata kerja operasional ketika merumuskan indikator tersebut. Berikut ini akan disajikan daftar kata kerja operasional yang dapat dipakai dalam rumusan Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, Pengalaman Belajar maupun indikator, diuraikan berdasarkan masing-masing ranah.


A. Ranah Kognitif (Cognitive Domain):
Berorientasi kepada kemampuan berfikir, mencakup kemampuan mengingat sampai dengan kemampuan memecahkan masalah.


1. Pengetahuan ( Knowledge):
Kemampuan mengingat informasi yang telah diterima.
Kata kerja yang dapat digunakan: mengutip, menyebutkan, menjelaskan, menggambar, membilang, mendaftar, menunjukkan, memberi label, memberi indek, memasangkan, menamai, menandai, membaca, menghafal, mencatat, mengulang, mereproduksi, meninjau, memilih, menyatakan, mempelajari, mentabulasi, memberi kode, menelusuri, menulis.

2, Pemahaman (Comprehension):
Kemampuan untuk menjelaskan informasi yang telah diperoleh dengan kata-kata sendiri.
Kata kerja yang dapat digunakan: memperkirakan, menjelaskan, mengkategorikan, mencirikan, merinci, mengasosiasikan, membandingkan, menghitung, mengkontraskan, mengubah, mempertahankan, menguraikan, menjalin, membedakan, mendiskusikan, menggali, mencontohkan, menerangkan, mengemukakan, mempolakan, memperluas, menyimpulkan, meramalkan, merangkum, menjabarkan.

3. Penerapan (Aplication):
Kemampuan untuk menggunakan informasi yang telah dipelajari ke dalam konteks lain yang baru.
Kata kerja yang dapat digunakan: menugaskan, mengurutkan, menentukan, menerapkan, menyesuaikan, mengkalkulasi, memodifikasi, mengklasifikasi, menghitung, membangun, mengurutkan, membiasakan, mencegah, menentukan, menggambarkan, menggunakan, menilai, melatih, menggali, mengemukakan, mengadaptasi, menyelidiki, mengoperasikan, mempersoalkan, mengkonsepkan, melaksanakan, meramalkan, memproduksi, memproses, mengaitkan, menyusun, mensimulasikan, memecahkan, melakukan, mentabulasi, menyusun, memproses, meramalkan.

4.Analisis (Analysis):
Kemampuan untuk mengidentifikasi, memisahkan dan membedakan elemen suatu fakta, konsep, pendapat, asumsi, hipotesis, kesimpulan, dan memeriksa setiap elemen tersebut untuk melihat ada tidaknya. Kontradiksi.
Kata kerja yang dapat digunakan: menganalsis, mengaudit, memecah, menegaskan, mendeteksi, mendiagnosis, menyeleksi, memerinci, menominasikan, mendiagramkan, mengorelasikan, merasionalkan, menguji, mencerahkan, menjelajah, membagankan, menyimpulkan, menemukan, menelaah, memaksimalkan, memerintahkan, mengedit, mengaitkan, memilih, mengukur, melatih, menstranfer.

5. Sintesis (Syntesis):
Kemampuan untuk mengkombinasikan elemen ke dalam satu kesatuan atau struktur yang lebih besar.
Kata kerja yang dapat digunakan: mengabstraksi mengatur, menganimasi, mengumpulkan, mengkategorikan, mengkode, mengombinasikan, menyusun, mengarang, membangun, menanggulangi, menghubungkan, menciptakan, mengkreasikan, mengoreksi, merancang, merencanakan, mendikte, meningkatkan, memperjelas, memfasilitasi, membentuk, merumuskan, menggeneralisasi, menggabungkan, memadukan, membatas, mereparasi, menampilkan, menyiapkan, memproduksi, merangkum, merekonstruksi.

6. Evaluasi:
Kemampuan untuk menilai dan mengambil keputusan tentang suatu gagasan, metode, produk atau benda dengan menggunakan kriteria tertentu.
Kata kerja yang dapat digunakan: membandingkan, menyimpulkan, mengarahkan, menilai, mengarahkan, mengkritik, menimbang, memutuskan, memisahkan, memprediksi, memperjelas, menegaskan, menafsirkan, mempertahankan, memerinci, mengukur, merangkum, membuktikan, mendukung, memvalidasi, mengetes, mendukung, memilih, memproyeksi.

B. Ranah Psikomotor:
Berorientasi kepada keterampilan motorik yang berhubungan dengan anggota tubuh, atau tindakan yang mengkoordinasikan antara syaraf dan otot.

1. Meniru:
kemampuan yang menuntut siswa dapat meniru suatu perilaku, tindakan, gerakan yang dilihatnya.
Kata kerja yang dapat digunakan: mengaktifkan, menyesuaikan, menggabungkan, melamar, mengatur, mengumpulkan, menimbang, memperkecil, membangun, mengubah, membersihkan, memposisikan, mengkontruksi.

2. Memanipulasi:
Kemampuan untuk melakukan suatu tindakan tanpa bantuan visual, sebagaimana meniru. Siswa hanya diberi petunjuk lisan atau tertulis kemudian diminta melakukan tindakan seperti yang diminta.
Kata kerja yang dapat digunakan: mengoreksi, mendemonstrasikan, merancang, memilah, melatih, memperbaiki, mengidentifikasikan, mengisi, menempatkan, membuat, memanipulasi, mereparasi, mencampur.

3. Mengalami:
Kemampuan untuk melakukan suatu tindakan tanpa menggunakan contoh visual, lisan maupun tertulis, dan melakukannya dengan lancar, tepat, seimbang dan akurat. Kata kerjanya ditambah dng kata sifat: dengan tepat, dengan lancer, tanpa kesalahan dsb.
Kata kerja yang dapat digunakan: mengalihkan, menggantikan, memutar, mengirim, memindahkan, mendorong, menarik, memproduksi, mencampur, mengoperasikan, mengemas, membungkus.

4. Artikulasi:
Kemampuan untuk menunjukkan serangkaian tindakan dengan akurat, urutan yang benar, kecepatan yang sesuai. Kata kerjanya ditambah dng kata sifat: dengan selaras, dengan terkoordinasi, dengan stabil, dengan lancar, dsb.
Kata kerja yang dapat digunakan: mengalihkan, mempertajam, membentuk, memadankan, menggunakan, memulai, menyetir, menjeniskan, menempel, menseketsa, memadankan, melonggarkan, menimbang.

C. Ranah Afektif (Afective Domain):
Berhubungan dengan perasaan, emosi, sistem nilai, dan sikap hati, yang menunjukkan penerimaan atau penolakan terhadap sesuatu.

1. Menerima (Receiving):
Sikap untuk mengenal, bersedia menerima dan memperhatikan berbagai stimulus, Tetapi masih sekedar mendengar atau memperhatikan saja.
Kata kerja yang dapat digunakan: memilih, mempertanyakan, mengikuti, memberi, menganut, mematuhi, meminati.

2. Menanggapi (Responding):
Keinginan untuk memberikan reaksi terhadap suatu gagasan, atau sistem nilai yang lebih dari hanya sekedar pengenalan saja.
Kata kerja yang dapat digunakan: menjawab, membantu, mengajukan, mengompromikan, menyenangi, menyambut, mendukung, menyetujui, menampilkan, melaporkan, memilih, mengatakan, memilah, menolak.

3. Menilai (Valuing):
Sikap konsisten tentang tindakan yang sesuai dengan suatu nilai meskipun tidak ada pihak lain yang meminta atau memaksa
Kata kerja yang dapat digunakan: mengasumsikan, meyakini, melengkapi, meyakinkan, memperjelas, memprakarsai, mengimani, mengundang, menggabungkan, memperjelas, mengusulkan, menekankan, menyumbang.

4. Mengelola (Organization):
Sikap mengorganisasikan berbagai nilai yang dipilihnya ke dalam suatu nilai, dan menentukan hubungan di antara nilai-nilai tersebut.
Kata kerja yang dapat digunakan: menganut, mengubah, menata, mengklasifikasikan, mengombinasikan, mempertahankan, membangun, membentuk pendapat, memadukan, mengelola, menegosiasi, merembuk.

5. Menghayati (Characterization by complex):
Sikap mengorganisasikan dan mengintegrasikan nilai-nilai ke dalam suatu nilai pribadi. Sikap tersebut diperlihatkan dengan tindakan yang konsisten dengan nilai tersebut.
Kata kerja yang dapat digunakan: mengubah perilaku, berakhlak mulia, mempengaruhi, mendengarkan, mengkualifikasi, melayani, menunjukkan, membuktikan, memecahkan.

Kata kerja opersional yang disajikan di atas hanyalah sebagian saja. Masih banyak kata kerja operasional yang lain yang dapat digunakan sesuai dengan ranah yang ada. Semoga sajian ini dapat bermanfaat khususnya bagi para guru dan para calon guru (mahasiswa pendidikan) serta para pemerhati pendidikan pada umumnya.

Sumber : Fisika dan Pembelajaran



Komentar